Keprihatinan Timbul di Korea Selatan dikarenakan Presiden AS, Donald Trump Menuntut Permintaan Pembagian Biaya
Belum lama ini Amerika Serikat dan Korea Selatan mengadakan negosiasi baru tentang bagaimana membagi biaya 28.000 tentara AS yang ditempatkan di Korea Selatan. Kesepakatan ini berakhir pada akhir tahun, Trump mengatakan Korea Selatan dan sekutu lainnya mengambil keuntungan dari AS.
Presiden AS, Donald Trump juga dilaporkan sudah menuntut peningkatan lima kali lipat kepada Korea Selatan. Trump ingin Seoul membayar lebih dari lima kali lipat jumlah yang telah diberikannya.
Shin Beom-chul mengatakan beberapa warga Korea Selatan akan berfikir permintaan seperti itu tidak masuk akal, dan dapat memicu anti-AS.
Aktivis Kim Young Jae mengatakan dia juga kecewa tentang perselisihan ini. Dia mengatakan Amerika Serikat meminta lebih dari apa yang dia lihat sebagai total biaya kehadiran militer AS, dan dia bertanya-tanya bagaimana Korea Selatan dapat menerima ketidakadilan ini.
Penduduk lokal Lee Jong-hee mengatakan bahwa jika Trump akhirnya mendapatkan uang lebih banyak dari Korea Selatan, itu akan semakin mendorong perselisihan antara Washington dan Seoul.

Komentar
Posting Komentar